Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
BERITA

Pabrik BYD di Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Belum Tentu Turun

Oleh Emanuel September 9, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT BYD Motor Indonesia secara resmi telah mengoperasikan pabrik mobil listriknya di Subang, Jawa Barat. Peresmian ini menandai langkah strategis BYD dalam memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen kendaraan listrik.

Meskipun pabrik telah beroperasi, para konsumen tidak serta-merta bisa berharap pada penurunan harga mobil listrik BYD dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan faktor penentu utama harga adalah volume produksi dan efisiensi operasional pabrik.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Mr. Liu Xueliang, menjelaskan bahwa harga mobil listrik BYD di Indonesia akan sangat bergantung pada tingkat produksi lokal. “Harga mobil BYD di Indonesia akan tergantung pada volume produksi kami di sini,” ujar Mr. Liu Xueliang.

Lebih lanjut, Mr. Liu Xueliang menekankan bahwa efisiensi dalam proses produksi juga menjadi kunci utama. “Kami akan terus berupaya mencapai efisiensi produksi yang tinggi. Semakin efisien kami, semakin baik pula harga yang bisa kami tawarkan kepada konsumen,” tambahnya.

Pabrik BYD di Subang ini merupakan fasilitas produksi pertama BYD di luar Tiongkok untuk pasar Asia Tenggara. Dengan investasi yang signifikan, pabrik ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar domestik dan regional.

PT BYD Motor Indonesia menargetkan produksi tahunan sebesar 150.000 unit di pabrik Subang. Kapasitas ini terbagi untuk pasar domestik Indonesia dan ekspor ke negara-negara lain di Asia Tenggara.

Peresmian pabrik ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan pemerintah terhadap investasi di sektor kendaraan listrik.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik kehadiran pabrik BYD di Indonesia. Ia berharap pabrik ini dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional dan berkontribusi pada transisi energi.

Meskipun harga belum tentu turun, pengoperasian pabrik ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan model-model mobil listrik BYD di pasar Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi kendaraan di Tanah Air.

Bagikan: Facebook X WhatsApp