JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus meningkatkan koordinasi untuk mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Pemantauan intensif dilakukan untuk memahami pergerakan abu agar langkah mitigasi dapat segera diambil.
Perhatian utama kini tertuju pada potensi sebaran abu vulkanik yang dapat memengaruhi aktivitas penerbangan dan lingkungan sekitarnya. Badan Geologi secara aktif mengumpulkan data terkini mengenai aktivitas erupsi gunung berapi tersebut.
Informasi mengenai pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau akan terus diperbarui. Badan Geologi mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah terdampak, untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya susulan.
