Sunday, 6 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Mike Dean Akui Menyesal, Tegaskan Selalu Pimpin Laga Secara Profesional

Oleh Herfansyah September 6, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Mantan wasit Premier League, Mike Dean, menyatakan penyesalannya atas komentar kontroversial yang dilontarkannya dalam sebuah podcast baru-baru ini. Kendati demikian, Dean menegaskan bahwa selama 25 tahun kariernya, ia selalu memimpin pertandingan sepak bola dengan cara yang “benar dan profesional”.

Komentar Dean yang menimbulkan kegaduhan di dunia sepak bola itu diungkapkannya dalam podcast ‘Jamie Vardy’s Having a Party’. Ia mengaku kerap “bercanda” saat memimpin laga dan bahkan mencoba menguji batas kemampuannya dengan melihat berapa lama ia bisa bertahan tanpa meniup peluit atau meninggalkan lingkaran tengah lapangan.

Dean mengklaim bahwa niatnya bukanlah untuk meremehkan atau “menggoyahkan” kinerja wasit lain. Ia menjelaskan bahwa pernyataan tersebut diucapkannya di luar konteks pertandingan sebenarnya dan tidak mencerminkan cara kerjanya saat bertugas di lapangan.

“Saya menyesal jika ada yang merasa tersinggung atau menganggap komentar saya meremehkan rekan-rekan saya,” ujar Dean. “Itu tidak pernah menjadi niat saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.”

Dalam podcast tersebut, Dean secara spesifik menceritakan momen-momen ringan yang ia alami di tengah tekanan pertandingan. Ia mengaku terkadang melontarkan lelucon kepada para pemain atau ofisial, namun hal itu menurutnya tidak pernah mengganggu profesionalismenya dalam mengambil keputusan.

Pengakuan Dean ini muncul setelah dirinya pensiun dari dunia perwasitan profesional. Selama bertugas, ia dikenal sebagai salah satu wasit yang paling vokal dan sering menjadi sorotan publik atas berbagai keputusannya yang terkadang kontroversial. Namun, ia selalu bersikeras bahwa setiap keputusan diambilnya berdasarkan aturan dan pemahaman terbaiknya di lapangan.

Dean menambahkan, “Setiap kali saya melangkah ke lapangan, prioritas utama saya adalah memastikan pertandingan berjalan lancar dan sesuai aturan. Saya dididik untuk menjadi wasit yang adil dan tegas, dan itulah yang selalu saya jalankan.” Penyesalannya kali ini lebih kepada bagaimana kata-katanya di podcast dapat disalahartikan oleh publik dan rekan-rekannya di dunia sepak bola.

Bagikan: Facebook X WhatsApp