Sebuah rekor baru tercipta dalam dunia lelang ternak. Seekor sapi jantan asal Australia berhasil memecahkan rekor penjualan dengan nilai fantastis mencapai US$420 ribu, atau setara dengan Rp 7,4 miliar (dengan kurs Rp 15.000 per dolar AS). Prestasi ini tentu saja menjadi sorotan, terutama bagi pemiliknya yang merasakan campur aduk antara bangga dan sedih.
Sapi jantan yang menjadi bintang lelang ini bernama G.C.S.L. Mascal. Ia bukan sembarang sapi, melainkan hasil dari seleksi ketat dan perawatan optimal. Keberhasilan Mascal dalam lelang ini menandai puncak dari upaya peternakan yang telah dilakukan.
Pemiliknya, Graham dan Debbie Smith dari Peternakan G.C.S.L. di Queensland, Australia, harus berpisah dengan aset berharga mereka. Meski berhasil meraih keuntungan luar biasa, Graham Smith mengaku diliputi rasa sedih. “Jelas kami sedih harus menjualnya. Dia seperti bagian dari keluarga kami,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dari ABC News.
Mascal dibeli oleh sebuah konsorsium yang terdiri dari dua peternakan di Australia, yakni Texas Angus di Queensland dan Palgrove di New South Wales. Pembelian ini dilakukan dengan harapan Mascal dapat berkontribusi besar dalam program pemuliaan sapi di masa depan. Konsorsium tersebut melihat potensi luar biasa pada Mascal, baik dari segi genetik maupun kualitasnya.
Nilai Rp 7,4 miliar yang berhasil diraih Mascal dalam lelang ini melampaui rekor sebelumnya yang juga dipegang oleh sapi dari peternakan yang sama. Pada tahun 2019, sapi jantan G.C.S.L. Kanga sempat memecahkan rekor dengan harga US$375 ribu. Angka tersebut kini telah terlampaui oleh Mascal.
Kisah Mascal menjadi bukti nyata tingginya nilai investasi dalam sektor peternakan berkualitas. Keberhasilan ini juga diharapkan dapat mendorong semangat para peternak lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas ternak mereka.
