Thursday, 3 September 2026
BREAKING
HIBURAN

Kisah Nyata Dokter Forensik Sumy Hastry Purwanti Diangkat ke Layar Lebar dalam “Autopsy: Dead Body Can Talk”

Oleh Danu Eko September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kisah inspiratif dokter spesialis forensik kepolisian Indonesia, Sumy Hastry Purwanti, kini diangkat ke layar lebar melalui film “Autopsy: Dead Body Can Talk”. Film ini mengisahkan perjalanan karier dan dedikasi dr. Sumy dalam mengungkap tabir kebenaran dari jasad yang tak bisa berbicara.

Film yang diadaptasi dari kisah nyata ini tidak hanya menyajikan ketegangan dalam proses otopsi, tetapi juga menyoroti tantangan yang dihadapi dr. Sumy dalam mengungkap kasus-kasus rumit. Penonton akan diajak menyelami dunia forensik yang penuh dedikasi dan ketelitian.

Dalam sebuah kesempatan, dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkapkan bahwa ia selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap penanganannya. “Setiap tubuh memiliki cerita. Tugas saya adalah mendengarkan dan menerjemahkannya,” ujarnya. Pernyataannya ini menjadi inti dari perjuangan seorang dokter forensik yang berhadapan langsung dengan misteri kematian.

Film “Autopsy: Dead Body Can Talk” diproduksi oleh Dee Company dan disutradarai oleh Hanny R. Saputra. Proses syuting telah rampung dan dijadwalkan tayang pada 27 Juli 2023. Kehadiran film ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai peran penting forensik dalam sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia.

Sumy Hastry Purwanti, yang dikenal dengan julukan “Dokter Forensik 999”, memiliki rekam jejak panjang dalam mengungkap berbagai kasus besar di Indonesia. Ia telah melakukan autopsi pada ribuan jenazah, termasuk kasus-kasus yang menyita perhatian publik seperti pembunuhan berantai, kecelakaan besar, hingga peristiwa alam yang meninggalkan duka mendalam.

Perjalanannya di dunia forensik tidak lepas dari tantangan. Ia harus berhadapan dengan tekanan, rasa takut, dan kadang kala ketidakpercayaan dari pihak lain. Namun, tekadnya untuk mencari keadilan bagi para korban selalu menjadi motivasi utama. “Saya melihat mereka (jenazah) sebagai manusia yang berhak mendapatkan keadilan, meskipun mereka sudah tidak bisa bersuara lagi,” tegasnya.

Adaptasi kisah nyata ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya ilmu forensik. Film ini juga menjadi apresiasi bagi para profesional forensik yang bekerja tanpa lelah di balik layar demi mengungkap kebenaran dan memberikan pencerahan dalam setiap kasus yang ditangani. Dengan pengalamannya yang luas, dr. Sumy Hastry Purwanti telah membuktikan bahwa tubuh yang telah tiada pun dapat memberikan kesaksian yang berharga.

Bagikan: Facebook X WhatsApp