Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menemukan adanya korelasi antara paparan fluorida dalam air minum selama kehamilan dengan skor kemampuan penalaran cair (fluid reasoning) yang lebih rendah pada anak-anak di Amerika Serikat. Studi ini menyoroti temuan bahwa anak-anak yang terpapar fluorida pada konsentrasi yang mendekati atau melebihi batas aman yang direkomendasikan saat ini, menunjukkan penurunan skor dalam aspek kognitif tersebut.
Para peneliti mengamati bahwa untuk setiap peningkatan 0,1 mg/L fluorida di atas ambang batas 0,675 mg/L, skor penalaran cair anak-anak mengalami penurunan rata-rata 0,67 poin. Rentang keyakinan 95% untuk penurunan ini adalah antara -0,92 hingga -0,42 poin. Konsentrasi optimal fluorida dalam air minum, sebagaimana ditetapkan oleh U.S. Public Health Service, adalah 0,7 mg/L.
Meskipun demikian, studi ini tidak menemukan adanya hubungan antara paparan fluorida selama periode prenatal dengan kemampuan penalaran kristal (crystal reasoning). Para peneliti juga menyarankan adanya kemungkinan revisi terhadap rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) terkait kadar fluorida dalam air minum, meskipun detail mengenai saran revisi tersebut tidak dirinci lebih lanjut dalam kutipan yang tersedia.
