Wednesday, 2 September 2026
BREAKING
BADMINTON

Ganda Putra Indonesia Melaju di China Masters 2026: Leo/Daniel Kalahkan Unggulan, Faathir/Devin Diuntungkan Mundurnya Lawan

Oleh Wibowo September 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil melangkah ke babak selanjutnya di turnamen China Masters 2026 setelah mengalahkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Sementara itu, rekan senegara mereka, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, juga lolos ke babak berikutnya setelah lawan mereka, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dari Malaysia, memutuskan mundur karena sakit.

Pertandingan antara Leo/Daniel melawan Kim/Seo yang berlangsung di Shenzhen pada 1 September 2026 ini berakhir dengan skor 21-19, 21-19 untuk kemenangan Leo/Daniel. Leo Rolly Carnando mengungkapkan rasa senangnya atas hasil tersebut dan menekankan pentingnya menjaga fokus di sepanjang pertandingan. “Sebenarnya tidak ada kunci khusus di pertandingan tadi, dari kami yang paling penting bisa menjaga fokusnya saat ketinggalan maupun unggul poin. Kami juga tidak mau terlalu terburu-buru untuk mematikan lawan,” ujar Leo.

Leo menambahkan bahwa tidak ada persiapan khusus menghadapi Kim/Seo, namun ia dan Daniel berusaha tampil maksimal. Ia juga mengakui bahwa lawan mereka mungkin tidak berada dalam performa terbaiknya pada laga tersebut. “Di sisi lain, kami merasa mereka juga tidak berada di top performance jadi kemenangan ini tetap untuk jadi pembelajaran ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, di nomor ganda putra lainnya, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi seharusnya menghadapi pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (unggulan kelima). Namun, pertandingan babak 32 besar ini harus berakhir lebih awal karena Nur Izzuddin mengalami demam sejak malam sebelumnya, sehingga memutuskan mundur. “Saya dan Faathir waktu di lapangan tidak tahu kenapa mereka memutuskan mundur karena sepertinya tidak ada gerakan yang membuat cedera. Setelah saya tanya ternyata Izzuddin sakit demam dari semalam. Daripada dipaksakan mungkin mundur menjadi keputusan terbaik,” jelas Devin Artha Wahyudi.

Devin menceritakan bahwa di gim pertama yang sempat dimainkan, mereka berhasil memenangkannya. “Kami sempat ambil gim pertama karena coba bermain safe dan menyerang. Lawan juga banyak mengangkat bola jadi enak untuk kami menekan,” tuturnya.

Mengenai target di turnamen Super 750 pertama bagi mereka ini, Ali Faathir Rayhan menyatakan ambisi untuk bisa menembus babak perempat final. “Target kami pasti mau yang terbaik, pengennya bisa ke delapan besar dulu tapi coba step by step. Tidak mudah karena ini Super 750 pertama kami,” ungkap Faathir.

Leo Rolly Carnando juga menyampaikan harapannya untuk turnamen ini, “Peluang juara bagi seluruh pemain pasti ada, tapi fokus saya dan Daniel adalah lebih menjaga komunikasi untuk lebih baik dan maju terus.”

Bagikan: Facebook X WhatsApp