Jakarta, Indonesia. Jaringan diler Daihatsu di Tanah Air mengalami perubahan signifikan menyusul keputusan grup diler Asco Automotive yang memilih untuk beralih mendukung merek otomotif asal China. Langkah ini membuat Daihatsu harus kehilangan 11 jaringan outlet penjualan yang tersebar di sejumlah wilayah strategis.
Sebelas diler tersebut mencakup lima titik di Jakarta, satu di Bekasi, Jawa Barat, serta lima lainnya berlokasi di Jawa Timur. Meski kehilangan mitra besar, pihak Daihatsu tidak ingin berspekulasi terlalu dini mengenai dampak penurunan angka penjualan.
Customer Relation Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono, menyatakan pihaknya masih memantau perkembangan pasar secara saksama. Ia belum bisa memastikan apakah perubahan jumlah diler ini akan memberikan efek negatif yang signifikan terhadap performa perusahaan.
Kita lihat saja angka penjualan bulan ini, ujar Tri saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Minggu (21/6).
Hingga saat ini, Daihatsu masih mempertahankan posisi sebagai merek mobil terlaris kedua di pasar otomotif nasional. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi kendaraan Daihatsu selama periode Januari hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 59.420 unit.
Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Tren positif juga terlihat dari capaian retail yang naik 4,9 persen menjadi 59.484 unit pada lima bulan pertama tahun 2026.
Terkait strategi ke depan, Tri belum memberikan kepastian mengenai rencana pembangunan diler pengganti di wilayah yang ditinggalkan Asco. Saat ini, Daihatsu masih memiliki 250 outlet dari 23 grup diler yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Menurut Tri, jumlah outlet yang tersisa saat ini dinilai masih mencukupi untuk melayani pelanggan. Perusahaan juga telah melakukan pemetaan agar kebutuhan konsumen dapat tertangani dengan baik melalui diler resmi terdekat.
Sementara itu, Marketing Director dan Corporate Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani, menegaskan pihaknya menghormati keputusan bisnis yang diambil oleh mitra diler mereka.
Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan konsumen tetap terpenuhi, termasuk layanan purnajual yang sebelumnya dikelola oleh pihak Asco, jelas Agung.
Pihak manajemen berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi pelanggan setia Daihatsu. Meski terjadi pergeseran jaringan, perusahaan optimistis bahwa layanan tetap berjalan normal dengan dukungan diler-diler yang masih beroperasi aktif di berbagai daerah.











