Minsel, Portal24.id – Pekerjaan jalan di ruas jalan trans sulawesi, tepatnya di antara Kelurahan Kawangkoan Bawah menuju Mobongo, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Menjadi sorotan masyarakat, pasalnya proses pekerjaan yang lamban mengakibatkan kecelakaan hingga korban meninggal dunia.

Dari informasi yang di dapat, sekira pukul 09.00 Wita, Jumat (09/06/23) terjadi kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan demikian banyak masyarakat berasumsi penyebab kecelakaan karena jalan yang berlubang dan proses pekerjaannya yang lambat.
“Nanti so mati akang orang baru ngoni mo ba cor disitu,” kata sala satu warga yang melintas dijalan tersebut.

Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara (BPJN Sulut) memberikan tangapan terkait hal ini.
“Pekerjaan sudah mulai dikerjakan dari hari Kamis 8 Juni. Pada saat kejadian ada pekerjaan dekat TKP, sudah ada rambu pemberitahuan dan petugas yang mengatur lalin untuk pelan-pelan. Tapi ada mobil yang menyalip dan papasan dgn motor korban. Korban terkejut dan hilang kendali,” beber Satuan Kerja (Satker) BPJN Wilayah I Prov. Sulut, Dr. Julianti K. Manu, S.T, M.Eng.

Lanjut lagi, terkait pihak perusahaan/kontraktor yang mengerjakan proyek perbaikan jalan ini, akan dievaluasi kualitas pekerjaannya.
“Seharusnya setelah inchasing lubang harus segera ditutup/patching. Ini akan jadi bahan evaluasi kami terhadap PPK dan penyedia jasa,” pungkasnya.