Manado, Portal24.id – Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), mobilitas penduduk meningkat. khusus warga Nusa Utara yang mengandalkan transportasi laut banyak yang mengalami kendala dengan terbatasnya moda transportasi.
Warga kepulauan kerap diperhadapkan dengan kendala kurangnya ketersediaan armada kapal laut yang melayani rute ke daerah Nusa Utara. Salah satu penyebabnya adalah lonjakan arus mudik dari kota ke kampung halaman di sejumlah daerah kepulauan Nusa Utara.
Hal ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, salah satunya tokoh nasional asal Sulawesi Utara, Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, SH MH, ikut angkat bicara.
“Transportasi ke Nusa Utara masih menjadi kendala karena sangat kurangnya kapal pengangkut penumpang,” ungkap Ronny F Sompie saat menemui awak media.
Masalah ini diharapkan mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait sebagai penyedia jasa transportasi laut.
“Saya sangat prihatin atas kendala yang dihadapi warga Nusa Utara yang ingin merayakan Natal dan tahun Baru di kampung halamannya masing-masing,” tambah Sompie.
Seperti diketahui, ketersediaan moda transportasi laut yang memadai sangat dibutuhkan sebagai salah satu faktor penunjang pembangunan daerah maupun perputaran ekonomi.
Perlu diangkat masalah kekurangan kapal ini, dan menjadi perhatian Irjen Pol Purn Dr Ronny F. Sompie, SH., MH., yang sangat prihatin atas kendala yg dihadapi warga Nusa Utara yg ingin merayakan Natal dan Tahun Baru di kampung halamannya masing-masing.


Tinggalkan Balasan