Prancis dipastikan mengukir prestasi lebih baik daripada Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Badminton 2026. Kepastian ini didapat setelah hasil pertandingan semifinal yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus, menempatkan wakil Prancis melaju lebih jauh dibandingkan wakil Indonesia.
Kekalahan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, dari wakil Korea Selatan, Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae, dengan skor 18-21, 21-17, 19-21, menjadi penentu dominasi Prancis. Hasil ini membuat Indonesia hanya memiliki satu wakil tersisa di babak final, yaitu ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Sementara itu, Prancis berhasil menempatkan dua wakilnya di partai puncak. Di nomor ganda campuran, pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue sukses mengalahkan wakil Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dalam pertarungan tiga gim. Gicquel/Delrue memenangkan pertandingan dengan skor 21-19, 15-21, 21-18.
Selain itu, Prancis juga memiliki wakil di nomor tunggal putra yang berhasil melaju ke final. Christo Popov menaklukkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto, melalui permainan yang ketat. Popov menang dengan skor 21-16, 17-21, 23-21.
Dengan demikian, Prancis berpotensi membawa pulang dua gelar juara dunia pada edisi kali ini. Ganda putri Indonesia, Apriyani/Fadia, akan berhadapan dengan wakil Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, di final. Sementara itu, Gicquel/Delrue akan melawan pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Alexandra BΓΈje, dan Christo Popov akan menghadapi wakil Denmark lainnya, Viktor Axelsen.
