Pelatih tim nasional sepak bola wanita U-16 Yordania, Luna Rami Amin Almasri, mengungkapkan rasa kecewa mendalam pasca timnya harus mengubur impian melaju ke partai puncak Srikandi Merdeka Cup 2026. Kekalahan telak 0-3 dari Garuda Pertiwi di pertandingan semifinal menjadi penanda akhir perjalanan mereka dalam turnamen tersebut.
Luna Rami Amin Almasri secara terbuka mengakui bahwa hasil yang diraih tidak sesuai dengan ekspektasi. Ia merasa frustrasi melihat performa anak asuhnya yang dinilai belum mampu memberikan perlawanan maksimal di laga krusial ini. “Sangat mengecewakan melihat kami tidak bisa mencapai final,” ujar Almasri seusai pertandingan, menyiratkan penyesalan atas kegagalan timnya.
Lebih lanjut, Almasri menyoroti beberapa aspek permainan yang perlu dievaluasi. Ia menilai ada celah dalam strategi dan eksekusi yang membuat timnya harus pulang lebih awal. Kendati demikian, pelatih asal Yordania ini tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya atas perjuangan yang telah diberikan selama turnamen berlangsung. Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk perbaikan di masa mendatang.
Sementara itu, kemenangan Garuda Pertiwi mengantarkan mereka melangkah mulus ke final Srikandi Merdeka Cup 2026. Tim nasional Indonesia U-16 ini berhasil menunjukkan superioritasnya dengan skor meyakinkan 3-0 atas Yordania. Hasil ini menjadi bukti kerja keras dan persiapan matang yang telah dilakukan oleh tim Merah Putih.
