Kebakaran hutan tengah melanda Taman Nasional Way Kambas, Lampung, sejak Jumat siang, 21 Agustus 2026. Luas lahan yang terbakar dan tingkat kerusakan masih dalam pendataan oleh tim gabungan yang terus berupaya memadamkan api.
Api mulai terlihat membakar kawasan hutan taman nasional pada Jumat siang. Belum diketahui secara pasti penyebab awal kebakaran tersebut. Namun, tim gabungan yang terdiri dari unsur Balai Taman Nasional Way Kambas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat segera dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai cara, termasuk menggunakan alat berat untuk membuat sekat bakar dan penyemprotan air. Kendala seperti medan yang sulit dan cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Intensitas api yang cukup tinggi membuat pemadaman berlangsung alot.
Hingga kini, belum ada data pasti mengenai luas lahan yang terdampak kebakaran. Tim masih terus melakukan observasi dan pendataan di lapangan. Perkiraan awal menunjukkan bahwa area yang terbakar cukup luas dan berpotensi mengancam habitat satwa langka yang dilindungi di Taman Nasional Way Kambas.
Pihak Balai Taman Nasional Way Kambas mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan api di sekitar kawasan hutan dan melaporkan jika melihat indikasi kebakaran. Kerugian ekologis dan potensi dampak terhadap keanekaragaman hayati menjadi perhatian utama dalam penanganan musibah ini.
