Saturday, 25 July 2026
BREAKING
BERITA

Jaminan BBM Subsidi Aman Meski Harga Minyak Dunia Capai US$100, Pertamina Jelaskan Nasib Pertamax

Oleh Emanuel July 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan jaminan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan. Kepastian ini disampaikan seiring dengan kembalinya harga minyak mentah dunia yang terpantau meroket hingga menyentuh kisaran US$ 100 per barel.

Kondisi fluktuasi harga minyak dunia ini memang kerap menjadi perhatian publik terkait potensi dampaknya terhadap harga BBM di dalam negeri, khususnya yang disubsidi oleh pemerintah. Namun, Airlangga menegaskan bahwa skema subsidi yang ada saat ini dirancang untuk meredam gejolak tersebut.

“Kalau harga minyak mentah dunia naik sampai US$ 100, harga BBM subsidi tidak akan naik,” ujar Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (28/9/2023), seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan subsidi BBM dirancang dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk volatilitas harga komoditas energi global. Hal ini bertujuan agar masyarakat, terutama kelompok yang rentan, tidak terbebani secara langsung oleh lonjakan harga minyak mentah di pasar internasional.

Meskipun demikian, nasib produk BBM non-subsidi seperti Pertamax belum mendapatkan kepastian yang sama. Pertamina, sebagai operator utama penyalur BBM di Indonesia, belum memberikan keterangan resmi mengenai kemungkinan penyesuaian harga Pertamax seiring dengan kenaikan harga minyak dunia.

Sebelumnya, harga minyak mentah dunia memang menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Data menunjukkan bahwa harga minyak mentah jenis Brent sempat menyentuh level di atas US$ 100 per barel. Lonjakan ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk ketegangan geopolitik dan kebijakan pasokan dari negara-negara produsen minyak utama.

Kenaikan harga minyak mentah dunia secara teori akan berdampak pada harga produk olahannya, termasuk BBM. Namun, melalui mekanisme subsidi, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga BBM tertentu agar daya beli masyarakat tidak tergerus.

Pemerintah terus memantau perkembangan situasi ekonomi global dan dampaknya terhadap pasar energi. Keputusan terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, akan terus dievaluasi secara berkala demi menjaga stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp