Manado,Portal24.id – Kelurahan Tumumpa, Kecamatan Tuminting Kota Manado, digegerkan dengan orang gantung diri, Minggu 16 Oktober 2022, sekitar Jam 02 : 45 Wita.

Ridwan H. Agriana (28) Tukang ojek online, beralamatkan Desa Mondomang, Kec. Dumoga Timur Kab. Bolaang Mongondow, yang adalah korban Gantung diri.

Saksi – Saksi : Christin Waroh, Brenda Pricilia Manusama, Indrawijaya, Syalomita lantu.

Menurut keterangan saksi Christin, mengatakan bahwa pada sekitar pukul 02.41 Wita saksi menelpon Brenda dan bertanya, apakah dia menjual token listrik (saat itu listrik padam abis pulsa) namun Brenda mengatakan tidak jual, terang Christin.

“Kemudian Brenda bertanya kepada Christin apakah Ridwan ada di rumah, Christin mengatakan tidak ada. Brenda meminta tolong kepada Christin untuk mengecek ke rumah sebelah, dan dengan menggunakan senter HP saksi pergi melihatnya. Kemudian mendapati korban sudah gantung diri di ring balok kayu. Chritin langsung berteriak dan didengar oleh Brenda karena telepon tidak diputus”, tuturnya.

Menurut keterangan saksi Brenda (kakak ipar korban) menerangkan bahwa setelah mendengar teriakan dari Christin di telepon, saksi langsung memanggil suaminya INDRAWIJAYA (kakak korban), dan bersama dengan suaminya berlari pergi melihatnya dan langsung berusaha melakukan pertolongan dengan menurunkan korban, ucap Brenda.

“Dimana saksi mengambil parang kemudian memotong tali sedangkan suaminya menahan tubuh korban, untuk diturunkan”, beber Brenda.

Saksi Syalomita (pacar korban) menerangkan bahwa, korban adalah pacanya yang sudah tinggal serumah layaknya suami isteri sekitar setahun lamanya. Sebelum korban ditemukan gantung diri, antara saksi dengan korban berkelahi karena korban cemburu sehingga korban sempat menganiaya saksi dan saksipun mengatakan akan mengakhiri hubungan mereka, ujar Syalomita.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso saat Dikonfirmasi menjelaskan, benar ada terjadi peristiwa gantung diri, “ini merupakan murni gantung diri, Uajar Kasat.

Untuk diketahui, saat petugas mendatangi TKP, korban sudah diturunkan dan sudah dibaringkan di tempat tidur. Keluarga korban menolak dilakukan otopsi.