PORTAL24.ID-Manado- Dunia Pendidikan di Sulut kembali tercoreng. Kali ini, oknum Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) salah satu SMK di Manado dipolisikan atas dugaan pelecehan seksual terhadap Tenaga Harian Lepas (THL) Guru.
Tepatnya kasus pelecehan tersebut terjadi di SMK 6 Manado. Perempuan FD (30) terpaksa mendatangi unit PPA Polda Sulut, Rabu (20/07/2022), selanjutnya Korban melaporkan secara resmi Wakepsek lelaki HT (50-an) ke SPKT dengan nomor STTLP/351/VII/2022/SPKT/POLDA SULUT.
Kepada wartawan, korban mengurai apa yang dialaminya. Peristiwa itu terjadi 4 Juli 2022 lalu, namun dia baru berani melapor ke Polisi didampingi suaminya.
“Saya saat itu masuk ke ruangan Wakepsek untuk menandatangani berkas, tapi saya tiba-tiba dipeluk erat dan dia (terlapor) berusaha mencium bibir saya. Saya menolak dan mendorong kemudian langsung keluar ruangan,”urai korban di Mapolda Sulut sembari menambahkan, sebelum kejadian tersebut, terlapor sudah beberapa kali mengajak korban ke ruangannya namun ditolak korban.
“Marijo ke ruangan torang baku polo (ayo ke ruangan kita berdua berpelukan). Tapi saya tolak ajakan itu. Dia (terlapor) sering mengajak saya sebelum kejadian saat saya bawa berkas untuk tandatangan, ajakannya saya tolak,”aku korban.
Mirisnya kata korban, ternyata bukan hanya dia yang menjadi sasaran terlapor. Ada beberapa temannya mengalami hal itu namun takut untuk melapor. Parahnya lagi, ada siswa yang menjadi korban terlapor yang “doyan seks” tersebut tapi telah dilakukan perdamaian.
“Bukan saya saja, ada teman-teman jadi korban tapi mereka takut melapor hanya bersaksi dilaporan saya,” tandasnya.(lan)


Tinggalkan Balasan