Mitos Campur Pertalite dan Pertamax Turbo Demi ‘Pertamax Murah’ Ternyata Berbahaya, Ini Penjelasannya

Emanuel

Banyak pengendara yang beranggapan mencampur Pertalite dengan Pertamax Turbo bisa menghasilkan kualitas setara Pertamax. Anggapan ini ternyata keliru dan berpotensi menimbulkan masalah pada kendaraan.

Fenomena ini kerap terjadi di kalangan pemilik kendaraan yang ingin mendapatkan performa lebih baik tanpa mengeluarkan biaya lebih mahal. Mereka berpikir dengan mencampur dua jenis BBM berbeda, hasilnya akan menjadi jalan tengah.

Namun, para ahli otomotif menegaskan bahwa strategi ini sangat tidak disarankan. Pertalite memiliki Research Octane Number (RON) 90. Sementara itu, Pertamax Turbo memiliki RON 98. Keduanya memiliki karakteristik pembakaran yang berbeda.

Mencampur kedua bahan bakar ini tidak serta merta menghasilkan RON di antara keduanya, misalnya RON 94. Proses pembakaran di mesin kendaraan sangat sensitif terhadap nilai oktan yang tepat. Nilai oktan menentukan ketahanan bahan bakar terhadap detonasi atau knocking.

Mesin kendaraan modern dirancang khusus untuk menggunakan bahan bakar dengan spesifikasi oktan tertentu. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai dapat menyebabkan berbagai masalah. Salah satunya adalah munculnya suara ‘ngelitik’ atau knocking.

Detonasi ini terjadi ketika campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar terbakar sebelum waktunya. Hal ini disebabkan oleh tekanan dan suhu yang terlalu tinggi di dalam silinder. Jika dibiarkan, knocking dapat merusak komponen mesin secara permanen.

Kerusakan yang timbul bisa berupa piston yang bolong, klep terbakar, hingga rusaknya ring piston. Biaya perbaikan komponen mesin yang rusak tentu jauh lebih mahal dibandingkan perbedaan harga antara Pertalite dan Pertamax.

Selain potensi kerusakan mesin, mencampur bahan bakar yang berbeda juga dapat mempengaruhi efisiensi konsumsi bahan bakar. Performa mesin bisa menurun, bahkan menyebabkan emisi gas buang yang lebih tinggi. Ini tentu bertentangan dengan tujuan awal untuk mendapatkan performa lebih baik.

Pihak Pertamina sendiri selalu merekomendasikan penggunaan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan. Setiap jenis BBM memiliki keunggulan dan peruntukannya masing-masing.

Pertalite (RON 90) cocok untuk kendaraan bermesin bensin dengan kompresi rasio standar. Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98) ditujukan untuk kendaraan yang membutuhkan performa lebih tinggi atau memiliki kompresi rasio lebih besar.

Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami spesifikasi mesin mereka. Memilih bahan bakar yang tepat adalah investasi jangka panjang untuk menjaga performa dan keawetan mesin. Hindari praktik mencampur bahan bakar yang berisiko merusak kendaraan Anda.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All