Presiden klub sepak bola Italia, Como 1907, yang berasal dari Indonesia, Mirwan Suwarso, membuat sebuah gestur luar biasa dengan memberikan kursinya di pertandingan Liga Champions (UCL) kepada suporter yang telah berusia di atas 75 tahun. Langkah mulia ini sontak menuai apresiasi dan pujian dari berbagai kalangan di seluruh dunia.
Keputusan tak biasa ini diumumkan langsung oleh Mirwan Suwarso, yang juga merupakan seorang pengusaha sukses asal Indonesia. Ia menyatakan bahwa kursi yang seharusnya ia tempati dalam laga prestisius Liga Champions tersebut akan didedikasikan bagi para penggemar setia Como 1907 yang usianya sudah tidak muda lagi. Tujuannya adalah agar para suporter senior ini dapat merasakan pengalaman menonton langsung pertandingan bergengsi tersebut.
Mirwan Suwarso, yang dikenal sebagai sosok visioner di balik kebangkitan Como 1907, menjelaskan alasannya di balik inisiatif ini. “Saya ingin memberikan kesempatan kepada mereka yang telah mendukung klub ini selama bertahun-tahun, bahkan mungkin seumur hidup mereka, untuk menikmati kemegahan Liga Champions,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pengalaman ini adalah bentuk penghargaan atas loyalitas dan kecintaan para suporter lansia terhadap Como 1907.
Langkah ini tidak hanya diapresiasi oleh para penggemar Como 1907, tetapi juga oleh komunitas sepak bola internasional. Banyak yang memuji Mirwan Suwarso sebagai pemimpin yang memiliki hati nurani dan mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan pribadi atau komersial. Tindakan ini dianggap sebagai contoh positif bagaimana klub dapat berinteraksi dengan basis penggemarnya, terutama generasi yang lebih tua.
Pertandingan Liga Champions yang dimaksud menjadi momen spesial bagi para suporter lansia yang beruntung mendapatkan kesempatan langka ini. Mereka dapat menyaksikan langsung aksi para pemain bintang di stadion, merasakan atmosfer pertandingan yang penuh gairah, dan menjadi bagian dari sejarah klub yang mereka cintai. Keriangan dan rasa haru terpancar dari wajah para suporter senior tersebut, menjadi saksi bisu dari kebaikan hati sang presiden.
Mirwan Suwarso berharap inisiatif ini dapat menginspirasi klub-klub lain di seluruh dunia untuk melakukan hal serupa. Ia percaya bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana membangun komunitas yang inklusif dan menghargai semua elemen yang berkontribusi terhadap kesuksesan sebuah klub, termasuk para penggemar setia dari berbagai usia.
