Perhelatan balap motor paling prestisius di dunia, MotoGP, akan segera mengadopsi sistem radio komunikasi yang mirip dengan Formula 1. Perubahan signifikan ini diharapkan dapat meningkatkan interaksi antara pebalap dan tim secara langsung selama balapan berlangsung, dan rencananya akan resmi diberlakukan mulai musim 2027.
Inisiatif ini merupakan pengembangan dari Dorna Sports, promotor MotoGP, yang bertujuan untuk membawa dimensi baru dalam strategi dan komunikasi tim. Dengan adanya radio komunikasi, tim dapat memberikan instruksi, informasi penting, atau peringatan kepada pebalap secara real-time, tanpa harus menunggu melalui papan pit atau isyarat lainnya yang mungkin terbatas dalam efektivitasnya di tengah kecepatan tinggi.
Penerapan teknologi ini tentu saja akan memberikan keuntungan taktis yang considerable bagi para pebalap dan tim. Pebalap dapat menerima masukan mengenai kondisi lintasan, strategi rival, atau bahkan saran perubahan setup motor secara instan. Hal ini berpotensi mengubah dinamika balapan, memungkinkan penyesuaian strategi yang lebih cepat dan responsif terhadap situasi yang berkembang.
Manajer Sirkuit Mandalika, Bram Hendra, menyambut baik rencana ini. “Ini adalah perkembangan yang sangat menarik untuk MotoGP. Dengan adanya radio komunikasi, pembalap akan lebih terhubung dengan tim mereka, yang bisa memberikan keuntungan strategis yang signifikan,” ujar Bram Hendra.
Lebih lanjut, Bram juga menyoroti potensi dampak positifnya terhadap tontonan. “Kita bisa melihat bagaimana tim dan pembalap berinteraksi secara langsung, ini bisa menambah drama dan keseruan dalam balapan. Mirip dengan apa yang kita lihat di Formula 1, yang sudah terbukti berhasil,” tambahnya.
Rencana penggunaan radio komunikasi ini sejatinya telah dibicarakan sejak lama. Namun, Dorna Sports membutuhkan waktu untuk mengembangkan sistem yang optimal dan memastikan semua tim siap secara teknis. Peralihan ke sistem baru ini diharapkan dapat berjalan mulus dan memberikan pengalaman yang lebih kaya bagi para penggemar MotoGP di seluruh dunia.
