Kapten tim Rangers, Lawrence Shankland, dipastikan harus menepi dari lapangan hijau untuk jangka waktu yang cukup lama, diperkirakan mencapai empat bulan. Cedera robek pada otot hamstring menjadi penyebab utama absennya penyerang tim nasional Skotlandia tersebut. Situasi ini juga membuka kemungkinan Shankland menjalani operasi.
Shankland mengalami cedera tersebut saat membela Rangers dalam sebuah pertandingan. Meskipun belum ada detail spesifik mengenai kapan persisnya cedera itu terjadi, dampaknya terhadap skuad Rangers diprediksi cukup signifikan, mengingat perannya sebagai kapten dan pemain kunci di lini serang.
“Ini adalah pukulan telak bagi kami. Lawrence adalah pemain yang sangat penting, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar seorang sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya. “Kami akan mendukungnya sepenuhnya dalam proses pemulihan ini.”
Lebih lanjut, keputusan mengenai apakah Shankland akan menjalani operasi atau tidak akan ditentukan setelah evaluasi medis lebih lanjut. Pihak klub tengah berkoordinasi dengan tim medis spesialis untuk menentukan langkah terbaik demi kesembuhan optimal sang kapten. Jika operasi diperlukan, hal itu tentu akan menambah ketidakpastian mengenai kapan ia dapat kembali bermain.
Absennya Shankland dalam kurun waktu empat bulan tentu menjadi tantangan besar bagi Rangers. Mereka harus mencari solusi untuk mengisi kekosongan di lini serang dan menjaga performa tim tanpa kehadiran salah satu pemain terpenting mereka. Pertandingan-pertandingan penting di liga domestik maupun kompetisi Eropa akan terancam tanpa kontribusi Shankland.
Para penggemar Rangers pun mengungkapkan kekhawatiran mereka melalui media sosial. Banyak yang mendoakan kesembuhan cepat untuk Shankland dan berharap ia dapat segera kembali ke lapangan dengan kondisi prima. Klub berjanji akan terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan kondisi Shankland kepada publik.
