Monday, 7 September 2026
BREAKING
BERITA

Cadangan Devisa dan Stabilitas Ekonomi: Pilar Kesejahteraan Indonesia

Oleh Emanuel September 6, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Indonesia terus berupaya memperkuat fondasi ekonominya melalui penjagaan ketat terhadap cadangan devisa. Ketersediaan devisa yang memadai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan memberikan bantalan terhadap gejolak ekonomi global. Hal ini menjadi prioritas utama pemerintah dalam menghadapi dinamika pasar internasional yang tidak menentu.

Pentingnya cadangan devisa ini ditegaskan oleh berbagai pihak, termasuk Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Beliau menyampaikan bahwa per akhir Januari 2024, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar 143,8 miliar dolar AS. Angka ini sedikit mengalami penurunan dibandingkan posisi akhir Desember 2023 yang berada di angka 145,1 miliar dolar AS. Namun, penurunan ini dinilai masih dalam batas kewajaran dan tidak mengindikasikan adanya masalah serius.

Perry Warjiyo menjelaskan bahwa penurunan cadangan devisa tersebut terutama disebabkan oleh penggunaan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan kebijakan yang berlaku. “Penurunan posisi cadangan devisa pada Januari 2024 terutama didorong oleh kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah,” ujar Perry Warjiyo dalam keterangan resminya.

Meskipun terjadi sedikit penurunan, posisi cadangan devisa Indonesia per akhir Januari 2024 tersebut masih dinilai sangat kuat. Angka 143,8 miliar dolar AS tersebut setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, posisinya juga berada di atas standar kecukupan internasional, yaitu sekitar 3 bulan impor.

Lebih lanjut, Perry Warjiyo menekankan bahwa cadangan devisa yang kuat ini akan terus dijaga dan dikelola secara optimal. Hal ini penting untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dan menjaga kepercayaan pasar. Pengelolaan devisa yang prudent dan strategis menjadi salah satu instrumen penting bagi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Pemerintah dan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat cadangan devisa sebagai garda terdepan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Dengan fondasi devisa yang kokoh, Indonesia diharapkan dapat terus melangkah maju dalam membangun arsitektur stabilitas ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, yang pada akhirnya akan berujung pada kesejahteraan masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp