Dua bersaudara asal Inggris yang dikenal sebagai Liam dan Noel Gallagher, terlihat bersama di karpet merah Festival Film Venesia pada Sabtu (5/9). Momen langka ini terjadi dalam rangka pemutaran perdana film dokumenter terbaru tentang band legendaris mereka, Oasis.
Kehadiran Liam dan Noel, yang hubungannya kerap diwarnai ketegangan, menjadi sorotan utama dalam acara tersebut. Keduanya tampil di karpet merah bersamaan, menandai penampilan publik pertama mereka bersama dalam beberapa waktu terakhir. Film dokumenter yang diputar berjudul ‘Oasis Knebworth 1996’, yang menceritakan kembali konser bersejarah band tersebut di Knebworth.
Liam Gallagher, yang dikenal dengan gaya khasnya, hadir mengenakan mantel berwarna hitam. Sementara itu, Noel Gallagher memilih busana yang lebih santai dengan mengenakan kacamata hitam dan jaket berwarna biru. Meskipun tidak terlihat berinteraksi secara langsung di karpet merah, kehadiran mereka bersama sudah cukup menjadi bukti bahwa ada upaya rekonsiliasi di antara keduanya.
Film dokumenter ‘Oasis Knebworth 1996’ sendiri menampilkan rekaman konser legendaris band tersebut yang diadakan pada 10 dan 11 Agustus 1996. Konser ini dihadiri oleh ratusan ribu penggemar dan dianggap sebagai salah satu momen puncak dalam sejarah musik Britpop. Film ini menampilkan wawancara eksklusif dengan Liam dan Noel Gallagher, serta anggota band lainnya, yang memberikan pandangan mendalam tentang kesuksesan dan dinamika internal Oasis.
Dalam sebuah wawancara terpisah, Liam Gallagher mengungkapkan perasaannya tentang film tersebut. “Saya pikir itu adalah momen yang sangat penting bagi kami, konser di Knebworth. Saya senang orang-orang bisa melihatnya lagi,” ujarnya. Noel Gallagher juga turut memberikan komentar, “Itu adalah puncak dari apa yang kami capai. Rasanya luar biasa bisa kembali ke momen itu.”
Meskipun reuni band Oasis dalam format pertunjukan musik masih menjadi pertanyaan besar, kehadiran Liam dan Noel di Festival Film Venesia ini telah memicu kembali harapan para penggemar. Banyak yang berharap momen ini bisa menjadi awal dari rekonsiliasi yang lebih mendalam antar kedua bersaudara tersebut.
