Direktur Utama PT ANTAM Tbk., Nico Pramudya, secara langsung meninjau upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Mempawah, Kalimantan Barat. Kunjungan ini menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam mengatasi bencana lingkungan tersebut, didukung penuh oleh tim Emergency Response Group (ERG) ANTAM.
Peninjauan yang dilakukan pada hari Minggu, 11 Agustus 2024, ini merupakan bagian dari respons cepat ANTAM terhadap peningkatan titik api di daerah tersebut. Nico Pramudya didampingi oleh jajaran direksi dan manajemen lainnya saat meninjau langsung lokasi dan berinteraksi dengan tim ERG yang berada di garis depan penanganan.
Dalam kunjungannya, Nico Pramudya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim ERG yang telah bekerja tanpa lelah. “Saya mengapresiasi kerja keras dan dedikasi tim ERG ANTAM yang telah berjuang tanpa kenal lelah dalam upaya pemadaman karhutla di Mempawah ini. Kehadiran kita di sini menunjukkan keseriusan ANTAM dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ujar Nico Pramudya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara ANTAM, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menghadapi karhutla.
Tim ERG ANTAM telah mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk personel terlatih, peralatan pemadam kebakaran modern, serta armada transportasi untuk mendukung operasi di lapangan. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif dengan menggunakan teknik darat dan udara, termasuk water bombing jika diperlukan, guna meminimalisir dampak kebakaran yang meluas.
ANTAM, sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di sektor pertambangan, memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang besar. Penanganan karhutla di Mempawah ini menjadi prioritas perusahaan, sejalan dengan komitmennya terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Perusahaan juga terus melakukan pemantauan kualitas udara dan kesehatan masyarakat di sekitar area terdampak.
Selain peninjauan langsung, Direktur Utama ANTAM juga menyerahkan bantuan logistik dan peralatan pendukung kepada tim ERG dan masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para petugas di lapangan dan membantu masyarakat yang terdampak langsung oleh kabut asap akibat karhutla. ANTAM berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi penanganan karhutla yang efektif dan berkelanjutan di Mempawah.
