Dua Mobil Disasar Maling Saat Syukuran Miss Indonesia

Nampak kedua mobil yang dibobol maling disaat acara syukuran kembalinya Miss Indonesia Audrey Vanessa. (Foto:istimewa)
banner 120x600
banner 550x60

MANADO, Portal24.id – Sempat tidak pernah terjadi setelah sekian lama, Kasus pencurian dengan modus membobol kaca mobil akhirnya terjadi kembali di wilayah Polresta Manado. Kali ini dua unit mobil yang disasar maling.

Peristiwa itu terjadi Kamis (22/09/2022) malam, di Restoran Nelayan, Desa Kalasey, Kecamatan Mandolang, tepat disaat acara syukuran kembalinya Miss Indonesia Audrey Vanessa ke Sulawesi Utara (Sulut).

banner 325x300

Kejadian itu menimpa mobil Toyota Calya milik presenter Richard Richie Pormouw (34) dan mobil Mitsubishi Expander milik Richard Fanny Wijaya Oey (37).

Menurut keterangan kedua korban saat melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, mobil diparkir di pinggir jalan tapi agak jauh dari rumah makan.

“Parkiran depan dan pinggiran rumah makan sudah full, jadi mobil kami terpaksa diparkir di seberang jalan,” ujar keduanya.

Tapi setelah acara usai dan akan kembali ke mobil untuk pulang, kaca depan samping pintu kiri dua mobil tersebut dalam keadaan pecah berlobang. Sementara beberapa barang berharga di dalam sudah raib.

Richard Fanny Wijaya kehilangan handphone Nokia dan tas warna coklat yang berisikan dokumen import perusahaan serta dua kartu ATM BCA, dengan total kerugian diperkirakan 2 juta US dolar.

“Tidak ada uang yang hilang, tapi dokumen impor yang hilang merupakan transaksi perusahaan,” ujar Fanny Wijaya.

Sedangkan Richard Richie kehilangan dua buah Iphone 10 warna hitam dan putih. Presenter lokal di salah satu TV swasta ini menyebut angka kerugiannya mencapai Rp20 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso saat dikonfirmasi membenarkan adanya dua laporan kasus pembobolan mobil dengan modus pecah kaca.

“Malam itu juga anggota saya sudah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” ujar Sugeng.

“Mudah-mudahkan kasus ini cepat terungkap dan pelaku dapat ditangkap untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambah jebolan Akpol 2010 yang pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Minahasa dan Kasatres Narkoba Polresta Manado ini.(*/epo)

banner 325x300
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!