Jakarta – Iran menggelar prosesi pemakaman dan penghormatan selama tujuh hari untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Acara akbar ini dimulai sejak Jumat (3/7) lalu dan akan mencakup Iran serta Irak. Penyelenggaraan pemakaman yang semula dijadwalkan Maret lalu, terpaksa ditunda menyusul eskalasi konflik yang melibatkan AS-Israel dan Iran.
Sejak Sabtu, jutaan pelayat telah memadati pusat kota Teheran. Mereka berduka dan memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Khamenei. Ribuan warga menunjukkan kesetiaan mereka. Ibu kota Iran diselimuti suasana haru.
Jenazah Khamenei kemudian diterbangkan dengan helikopter menuju kota suci Qom pada Senin malam (6/7). Perjalanan duka ini berlanjut hingga Kamis (9/7). Puncak prosesi pemakaman akan dilaksanakan di Makam Imam Reza. Lokasi bersejarah ini berada di kampung halaman Khamenei, Mashhad.
Rangkaian upacara selama tujuh hari ini dimulai di Teheran dari tanggal 3 hingga 5 Juli. Pada periode ini, puluhan ribu warga Teheran berkumpul. Mereka bersama para pemimpin dunia, pejabat tinggi, tokoh agama, serta ulama dari berbagai negara memberikan penghormatan.
Jenazah Khamenei dan empat anggota keluarganya yang juga gugur dalam serangan AS-Israel disemayamkan di kompleks Grand Mosalla Teheran. Tempat ini didesain untuk menampung jumlah jemaah yang sangat besar. Grand Mosalla merupakan salah satu masjid terbesar di Iran. Masjid ini sering menjadi lokasi acara keagamaan dan kenegaraan penting.
Pada 6 dan 7 Juli, jenazah Khamenei diarak melintasi berbagai wilayah di Teheran. Setelah itu, jenazah akan dibawa menuju Qom. Kota ini berjarak sekitar 120 kilometer di selatan ibu kota. Qom adalah pusat utama pendidikan Islam Syiah di Iran. Kota ini juga dianggap sebagai salah satu kota paling suci di negara tersebut. Ribuan ulama menempuh pendidikan di seminari-seminari besar di Qom.
Pejabat Iran dan Irak mengumumkan penyambutan resmi jenazah Khamenei akan digelar di Bandara Internasional Najaf pada 8 Juli. Selanjutnya, akan ada prosesi publik di kota suci Najaf dan Karbala di Irak. Makam Imam Ali di Najaf adalah salah satu situs tersuci bagi umat Syiah. Jutaan peziarah mengunjungi situs ini setiap tahun. Situs ini diyakini sebagai tempat peristirahatan Imam Ali bin Abi Thalib.
Makam Imam Hussein dan saudaranya, Abbas, di Karbala juga merupakan situs paling suci. Kedua lokasi ini menandai gugurnya Imam Hussein dalam Pertempuran Karbala pada 680 Masehi. Peristiwa ini menjadi inti identitas dan tradisi keagamaan Syiah.
Pada 9 Juli, jenazah Ali Khamenei akan dibawa kembali ke Iran. Prosesi pemakaman terakhir dijadwalkan di kompleks makam Imam Reza di Mashhad. Mashhad adalah kota paling suci di Iran. Imam Reza adalah imam kedelapan dalam Islam Syiah. Kompleks makam ini menjadi salah satu lokasi ziarah terbesar.
Kota Mashhad memiliki makna personal bagi Ali Khamenei. Ia lahir di kota itu pada 1939. Khamenei menghabiskan masa mudanya di sana. Ia menempuh pendidikan di seminari keagamaan sebelum melanjutkan studi ke Qom. Pemakaman di kompleks makam Imam Reza mencerminkan peran gandanya sebagai pemimpin politik dan otoritas keagamaan tertinggi Iran.

Leave a Reply